Sabtu, 09 April 2022

Mensyukuri Nikmat Iman dan Islam

Kultum 7 Ramadhan 1443 H (9 April 2022) 
Disampaikan oleh : H. Yus Sondakh
Masjid Baitul Muttaqien BKP RW 01 Ds Margatani


Marilah kita syukuri nikmat iman dalam diri kita, karena nikmat iman adalah nikmat yang tiada ternilai harganya. Jika dinilai dengan harta benda didunia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan nikmat iman, karena nikmat inilah kita bisa mendapat syurga dan keridhoan Allah SWT. Nikmat iman ini, harus dapat kita perrtahankan, meskipun nyawa taruhannya.

Pada hakikatnya hidup kita adalah mengabdi kepada Allah, 𝑖𝑛𝑛𝑎 𝑠ℎ𝑜𝑙𝑎𝑡𝑖 𝑤𝑎𝑛𝑢𝑠𝑢𝑘𝑖 𝑤𝑎 𝑚𝑎ℎ𝑦𝑎𝑦𝑎 𝑤𝑎𝑚𝑎𝑚𝑎𝑡𝑖 𝑙𝑖𝑙𝑙𝑎ℎ𝑖𝑟𝑜𝑏𝑏 𝑙𝑖𝑙𝑙𝑎ℎ𝑖 𝑟𝑜𝑏𝑏𝑖𝑙 𝑎𝑙𝑎𝑚𝑖𝑛… 𝚂𝚎𝚜𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚑𝚘𝚕𝚊𝚝𝚔𝚞 𝚊𝚖𝚊𝚕𝚔𝚞, 𝚒𝚋𝚊𝚍𝚊𝚑𝚔𝚞, (𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚋𝚍𝚒𝚊𝚗𝚔𝚞 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗𝚊𝚗𝚔𝚞), 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚔𝚞 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚝𝚒𝚔𝚞 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝙰𝚕𝚕𝚊𝚑 𝚂𝚆𝚃. 𝚂𝚎𝚖𝚞𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚋𝚍𝚒𝚊𝚗. 

Iyya ka nabudu waiyya kanastain, 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊𝙼𝚞-𝚕𝚊𝚑 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚋𝚍𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊𝙼𝚞-𝚕𝚊𝚑 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚖𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚘𝚕𝚘𝚗𝚐𝚊𝚗. 

Semoga Pada Ramadhan ini kita diberikan keistiqomahan dalam beribadah hingga laallakum Tattaqun, menjadi orang yang bertaqwa. Tattaqun artinya disiplin. Disiplin dalam melaksanakan perintahnya2 Allah dan Disiplin dalam menjauhi laranganNya. 

Menurut Umar bin Khatab, taqwa adalah seperti kita berjalan dalam onak dan duri… banyak tantangan dan ujian atau cobaan, jadi wajar untuk mempertahankian nilai-nilai keislaman itu berat sebagaimana beratnya cobaan yang dialami, para pendahulu Islam, sementara saat ini Iman islam sedang mengalami kemunduran, atau luntur… Islam dipahami hanya sebatas ritual, dan pemahaman ritualnya itupun belum tentu benar SWT, padahal kalau kita tidak benar, kita tidak akan ditolong oleh Allah. 

Islam adalah Rahmat bagi semesta Alam.. ya’lu wala yu’la alaihi, Islam adalah agama selamat dan menyelamatkan diri kita, keluarga, masyarakat, Negara, lingkungan dan semua itu sudah pernah dipraktikkan di zaman para nabi dan sahabat serta kekhalifahan di zaman keemasan Islam. Karena Islam itu menyelamatkan, pada saat kita hidup, maupun sesudah mati, maka mari kita pegang teguh Islam itu. 

اِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللّٰهِ الْاِسْلَامُ ۗ 


Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. (QS: Ali Imran 19)

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ 


“Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS: Ali Imran 85) 

Kita harus, bangga dan mempertahankan Islam, Tidak boleh ditukar karena iman itu Islam mahal. Islam menyelamatkan, mencerdaskan, dan mengangkat derajat kita dihadapan Allah dan manusia Ramadhan adalah bulan penggemblengan agar kita kuat menghadapi ujian kehidupan, yang menurut sebagian ulama, di zaman kedepan ini ujian keimanan akan makin berat. 

Ramadhan menggembleng kita agar kuat bertahan, survive di tengah makin beratnya tantangan iman dalam kehidupan. Mudah2an dengan doa-doa kita di malam hari yang senantiasa istiqomah kita lakukan, maka kita akan ditolong Allah dari kehancuran dan perpecahan, di tolong Allah di dunai dan di akhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar